Membangun Moderisasi Beragama Melalui Kearifan Lokal Dari Desa Hingga Dunia Digital
Buku Membangun Moderasi Beragama Melalui Kearifan Lokal dari Desa hingga Dunia Digital menghadirkan gambaran menyeluruh tentang bagaimana nilai-nilai budaya Nusantara menjadi fondasi penting dalam membangun sikap moderat di tengah keberagaman. Melalui pendekatan konseptual dan studi-studi lapangan, buku ini menunjukkan bahwa tradisi lokal seperti gotong royong, musyawarah, serta berbagai ritual komunitas desa mampu memperkuat toleransi, keharmonisan, dan solidaritas sosial. Penulis membawa pembaca menelusuri bagaimana desa berperan sebagai ruang sosial pembentuk nilai kebersamaan, sekaligus bagaimana transformasi digital membuka peluang baru bagi penyebaran moderasi beragama. Di sisi lain, tantangan era digital seperti hoaks, polarisasi, dan ujaran kebencian turut dibahas sebagai realitas yang perlu dihadapi melalui literasi digital dan penguatan karakter moderat lintas generasi. Buku ini menghubungkan kearifan tradisional dengan inovasi digital, menampilkan strategi konkret dalam mengemas nilai lokal ke berbagai media modern sehingga dapat dipahami oleh milenial, Gen Z, hingga Generasi Alpha. Di akhir pembahasan, pembaca disuguhi model konseptual yang dapat digunakan sebagai rujukan praktis oleh tokoh 7 masyarakat, pendidik, pemerintah desa, maupun komunitas digital. Karya ini menjadi ajakan untuk kembali melihat kekayaan budaya lokal sebagai sumber inspirasi dalam merawat kerukunan dan memajukan moderasi beragama, dari desa hingga ruang digital yang kita huni hari ini.